Contoh Laman antara lain artikel Tentang Kami(About Us), Kebijakan Layanan dan lain-lain.
Laman biasa juga disebut Halaman statis.
Laman dibuat oleh blogger, khusus untuk postingan yang menjelaskan tentang kepribadian/karakteristik blog.
Untuk jumlahnya, Blogger membatasi hingga 10'artikel untuk laman bagi setiap penggunanya.
Karena sifatnya berdiri sendiri, artikel yang kita buat di Laman Tidak akan muncul dalam daftar postingan kita dan menu pencarian di blog kita.
Misalkan saja Saya membuat postingan laman dengan judul "Tentang Blog Kami". Ketika saya mengklik menu Home, saya tidak akan menemukan laman saya yang berjudul "Tentang Blog Kami" di beranda saya tersebut, meskipun sampai diawal postingan yang pertama saya buat. Dan sudah pasti anda juga seperti saya.
Untuk mengaksesnya bisa dilakukan dengan membuat tautan url menuju postingan laman yang diinginkan atau memanfaatkan widget laman yang disediakan melalui menu tata letak di dashboard.
Yang membuat pemahaman kita jadi bingung saat merujuk pada arti laman ditinjau dari segi bahasa(Laman adalah halaman muka/Homepage/beranda) yaitu ketika diblog kita sendiri(blogger), Saat kita mengklik menu "Home", kita justru dibawah ke halaman dimana daftar postingan yang telah kita publikasikan berada, bukan dibawa ke daftar laman yang telah kita publikasikan.
Kenapa demikian...??
Karena blogger tidak membuatnya demikian. Seperti halnya facebook, dan media sosial lainnya yang beranda mereka diatur untuk menampilkan postingan orang lain, blogger juga mengatur untuk menampilkan daftar postingan di beranda, namun yang di tampilkan adalah daftar postingan kita sendiri.
Laman biasa juga disebut Halaman statis.
Laman dibuat oleh blogger, khusus untuk postingan yang menjelaskan tentang kepribadian/karakteristik blog.
Untuk jumlahnya, Blogger membatasi hingga 10'artikel untuk laman bagi setiap penggunanya.
Karena sifatnya berdiri sendiri, artikel yang kita buat di Laman Tidak akan muncul dalam daftar postingan kita dan menu pencarian di blog kita.
Misalkan saja Saya membuat postingan laman dengan judul "Tentang Blog Kami". Ketika saya mengklik menu Home, saya tidak akan menemukan laman saya yang berjudul "Tentang Blog Kami" di beranda saya tersebut, meskipun sampai diawal postingan yang pertama saya buat. Dan sudah pasti anda juga seperti saya.
Untuk mengaksesnya bisa dilakukan dengan membuat tautan url menuju postingan laman yang diinginkan atau memanfaatkan widget laman yang disediakan melalui menu tata letak di dashboard.
Yang membuat pemahaman kita jadi bingung saat merujuk pada arti laman ditinjau dari segi bahasa(Laman adalah halaman muka/Homepage/beranda) yaitu ketika diblog kita sendiri(blogger), Saat kita mengklik menu "Home", kita justru dibawah ke halaman dimana daftar postingan yang telah kita publikasikan berada, bukan dibawa ke daftar laman yang telah kita publikasikan.
Kenapa demikian...??
Karena blogger tidak membuatnya demikian. Seperti halnya facebook, dan media sosial lainnya yang beranda mereka diatur untuk menampilkan postingan orang lain, blogger juga mengatur untuk menampilkan daftar postingan di beranda, namun yang di tampilkan adalah daftar postingan kita sendiri.